Bekasi- Tiga hal penting menjadi perhatian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kesejahteraan pekerja, keberlangsungan dunia usaha, dan stabilitas keamanan harus dijaga seimbang. Hal ini disampaikan dalam Konsolidasi Akbar FSPMI.
Acara berlangsung di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan digelar pada Jumat (11/9/2026). Tema yang diusung adalah Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi.
Sekitar 2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan hadir. Kapolri menegaskan stabilitas keamanan menjadi syarat utama investasi. "Stabilitas kamtibmas dan keamanan menjadi syarat utama," ujar Kapolri.
Kapolri menyebut Indonesia memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi. Kekayaan sumber daya alam dan pasar domestik yang luas menjadi modal. Potensi itu harus diperkuat iklim usaha sehat dan kepastian hukum.
Keamanan kawasan industri memberikan rasa aman kepada pengusaha dan investor. Hal ini juga menjamin keberlangsungan operasional perusahaan. Lapangan pekerjaan bagi buruh pun tetap terjaga.
Kapolri memastikan Polri akan terus hadir menjaga keamanan. "Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman," kata Kapolri. Investasi dan kegiatan usaha harus berjalan dengan baik.
Selain keamanan, hubungan industrial yang harmonis turut menentukan keberlangsungan dunia usaha. Perbedaan antara pekerja dan perusahaan perlu diselesaikan melalui dialog. Perusahaan juga diminta menaati regulasi dan memenuhi hak pekerja.
Kapolri mengajak semua pihak membangun kemitraan dan saling menghormati. "Dengan semangat persatuan, kemitraan, saling menghormati, dan gotong royong, mari kita wujudkan dunia usaha yang maju," pungkas Kapolri. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar