Surabaya– Senin, 7 September 2026, Satgas Pangan Polda Jatim bersama Bulog dan Disperindag Jatim menggelar sidak di Pasar Pucang merespons laporan lonjakan harga beras premium. Tim gabungan menyisir sejumlah lapak pedagang untuk memantau langsung ketersediaan dan pergerakan harga komoditas pokok. Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Dodi Ruyatman menyatakan bahwa sidak ini krusial untuk memvalidasi kondisi riil suplai pangan.
Meskipun stok beras premium relatif aman, petugas menemukan beberapa merek yang dijual di atas HET. Kombes Pol Dodi menegaskan komitmen untuk mendalami rantai pasok hilir guna mengurai pemicu utama lonjakan harga. "Kami akan menelusuri dari mana asal pasokan beras yang dijual di atas HET ini," ujarnya.
Satgas Pangan juga memperketat pengawasan terhadap praktik curang seperti pengoplosan beras medium menjadi kemasan premium. Namun, di Pasar Pucang hari ini belum ditemukan indikasi kecurangan tersebut. Monitoring akan terus dilakukan secara berkala.
Bulog memastikan distribusi pangan normal dan terus menggelontorkan beras SPHP ke pasar-pasar. Kenaikan harga beras premium dipicu faktor musiman akibat penurunan produksi pasca-panen. Minyakita juga dipastikan aman dengan harga Rp15.700 dari Bulog. (Avs)

0 Komentar