Pandean– Minggu, 6 September 2026, Bripka Eko dan rekannya memanfaatkan waktu istirahat usai patroli untuk duduk bersama para petani bawang merah di Desa Pandean. Mereka duduk melingkar di atas tikar sederhana sambil menikmati angin sore yang membawa aroma tanah basah dari sawah sekitar. Cangkrukan itu menjadi ajang diskusi ringan namun sarat makna tentang segala hal, dari cuaca sampai keamanan lingkungan.
Para petani antusias menyambut kedatangan Bripka Eko karena mereka sudah menganggapnya seperti keluarga sendiri. Mereka mulai bercerita tentang jadwal tanam, serangan hama, dan harapan mereka terhadap hasil panen bawang kali ini. Bripka Eko mendengarkan dengan saksama dan sesekali memberi tanggapan yang membuat suasana tetap cair.
Di sela obrolan, Bripka Eko mengingatkan pentingnya menjaga keamanan peralatan pertanian, terutama mesin diesel yang sering menjadi incaran maling. Ia memberi saran agar para petani membuat jadwal piket bersama untuk mengawasi sawah secara bergiliran pada malam hari. "Saling menjaga itu lebih ringan daripada menyesal kemudian," katanya tegas.
Salah satu petani mengaku bahwa ia pernah kehilangan pompa air beberapa bulan lalu karena lengah meninggalkannya semalaman di sawah. Kisah itu menjadi pengingat bagi petani lain untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. "Mulai sekarang saya akan lebih teliti dan tidak meninggalkan barang berharga di lahan," ujarnya.
Bripka Eko juga menyoroti bahwa keamanan tidak hanya soal barang, tetapi juga soal informasi dan kewaspadaan terhadap orang asing yang mencurigakan. Ia meminta petani untuk segera melapor jika melihat hal-hal yang tidak biasa di sekitar lahan pertanian. "Lebih baik bertanya atau melapor daripada diam dan kemudian terjadi hal yang tidak diinginkan," tambahnya.
Pada Minggu itu, cangkrukan berakhir dengan suasana penuh keakraban dan rasa saling percaya yang semakin erat. Bripka Eko berharap kolaborasi antara polisi dan petani ini terus berlanjut, tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Dari percakapan sederhana di sawah, ia yakin benih-benih kesadaran akan tumbuh bersama panen bawang yang melimpah. (Avs)

0 Komentar