Dari Sawah ke Laporan, Bhabinkamtibmas Buktikan Setiap Keluhan Petani Berharga


Baron- Aipda Yuli Widodo tak sekadar melintas di jalur persawahan Desa Kemlokolegi. Ia benar-benar menghentikan langkah untuk ngobrol dengan kelompok petani yang tengah beristirahat. Sikap sederhana ini menunjukkan keseriusan polisi dalam mendengar langsung suara warga di lapangan.


Petani menyambut kedatangan polisi dengan berbagai pertanyaan tentang keamanan lingkungan. Ada yang mengeluhkan hilangnya beberapa pipa irigasi, ada pula yang khawatir tentang pencurian hasil panen. Aipda Yuli menampung semua keluhan tanpa memotong pembicaraan atau meremehkan masalah sekecil apa pun.


Suasana santai memungkinkan petani berbicara lebih terbuka dibanding saat di kantor desa. Mereka merasa diperlakukan sebagai mitra, bukan sekadar objek program keamanan semata. Pendekatan manusiawi ini membuat setiap informasi mengalir dengan deras dan jujur.


Aipda Yuli memastikan bahwa semua masukan akan segera dibawa ke Polsek Baron untuk evaluasi. Ia juga mengajak petani aktif memberi informasi jika melihat kejadian tidak biasa di sawah. Peran serta masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan pertanian yang bebas gangguan.


Keamanan yang terjaga berarti produktivitas pertanian tidak terganggu oleh faktor luar. Petani yang tenang akan lebih fokus merawat tanamannya hingga masa panen tiba. Ini adalah kontribusi nyata kepolisian terhadap program ketahanan pangan yang sedang digalakkan.


Aipda Yuli berharap kebiasaan nimbrung ini terus berlanjut di masa mendatang. Komunikasi yang erat akan mempercepat respons terhadap setiap potensi ancaman di desa. Dengan kerja sama yang solid, keamanan dan ketahanan pangan bisa berjalan beriringan dengan harmonis. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar