AI Bukan Monster, Polres Nganjuk Edukasi Siswa SMUN 1 Sukomoro Agar Tak Takut Justru Kuasai


Nganjuk- Raut penasaran terlihat jelas di wajah para siswa SMUN 1 Sukomoro saat Tim ToT Paham AI Polres Nganjuk membuka kegiatan literasi digital dengan pertanyaan sederhana tentang kecerdasan buatan. Mereka kemudian diajak menyelami dunia AI dari sisi yang paling dekat dengan keseharian, mulai dari asisten virtual hingga konten yang dihasilkan algoritma. Kegiatan yang diikuti hampir seratus peserta ini menjadi ruang aman bagi pelajar untuk belajar tanpa rasa takut akan teknologi.


Tim Polres Nganjuk menyampaikan bahwa AI sejatinya adalah alat yang diciptakan untuk membantu manusia, bukan untuk menggantikan peran dan kecerdasan alami mereka. Para siswa diajarkan cara memanfaatkan AI untuk mendukung proses belajar, mengasah kreativitas, serta menemukan solusi atas berbagai persoalan akademik. Namun di sisi lain, mereka juga diingatkan untuk tidak terlalu bergantung pada teknologi sehingga kemampuan berpikir mandiri tetap terasah.


"Kalian adalah generasi yang tumbuh bersama teknologi, maka kalian harus lebih pintar dari mesin yang kalian gunakan," tegas Tim ToT Paham AI Polres Nganjuk di hadapan para peserta yang menyimak dengan serius. Sesi tanya jawab berlangsung meriah karena siswa antusias membagikan pengalaman mereka menggunakan berbagai platform AI dalam kehidupan sehari-hari. Banyak di antara mereka yang baru menyadari bahwa ada sisi gelap yang perlu diwaspadai dari kemudahan yang ditawarkan AI.


Salah satu peserta mengaku bahwa pandangannya tentang AI berubah total setelah mengikuti edukasi ini, dari yang awalnya menganggapnya biasa saja menjadi lebih waspada dan kritis. Ia kini menyadari bahwa setiap informasi yang dihasilkan AI perlu diverifikasi kebenarannya agar tidak terjebak dalam hoaks atau konten menyesatkan. Kegiatan ini menjadi momen berharga yang akan selalu diingat oleh para siswa dalam perjalanan digital mereka.


Tim ToT Paham AI Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat pelajar guna memperkuat fondasi literasi digital di Kabupaten Nganjuk. Mereka mengajak seluruh siswa untuk menjadi duta bijak berteknologi yang mampu menularkan pemahaman positif kepada lingkungan sekitar. Dengan penguasaan yang tepat, AI akan menjadi sahabat setia yang membantu generasi muda meraih impian setinggi langit. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar