Dari Makam Kumuh Jadi Tertata, Satgas Damai Cartenz dan Warga Mimika Buktikan Sinergi Berdampak


Mimika- Senin pagi (27/7/2026), Tempat Pemakaman Muslim SP 2 di Mimika tak lagi tampak seperti area terbengkalai. Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama masyarakat setempat menggelar bakti sosial besar-besaran membersihkan rumput liar, sampah, dan membangun akses jalan menuju pemakaman yang selama ini menyulitkan pengunjung. Dipimpin langsung Kasatgas Ban Ops Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, kegiatan ini mengubah wajah makam yang semula kumuh dan sulit dijangkau menjadi area yang bersih, tertata, dan mudah diakses. Kehadiran Kombes Pol. Bambang Widiatmoko di tengah lapangan memberikan semangat tersendiri bagi personel dan warga yang bekerja bahu-membahu di bawah terik matahari Papua.


Selain memberikan manfaat fisik berupa lingkungan yang lebih bersih dan akses yang lebih baik, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara personel Satgas Damai Cartenz dengan warga lokal. Dalam suasana kebersamaan yang hangat, warga dan personel saling berdiskusi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Pembangunan akses jalan ini sangat berarti bagi warga, terutama karena selama ini mereka harus berjuang melewati medan berat ketika hendak berziarah atau melaksanakan prosesi pemakaman, terutama saat cuaca buruk.


Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah manifestasi komitmen Polri untuk hadir memberikan solusi atas persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa gotong royong seperti ini bukan hanya tentang hasil fisik semata, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan saling percaya antara aparat dan rakyat. Wakil Kaops Kombes Pol. Adarma Sinaga menambahkan bahwa sinergi yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Mimika, karena kepercayaan masyarakat terhadap Polri dibangun melalui aksi nyata, bukan sekadar kata-kata.


Masyarakat menyambut positif kegiatan ini. Fatimah, warga yang turut menyediakan konsumsi, mengapresiasi Polri yang telah membantu pembangunan akses jalan dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut. Muhammad Saleh juga mengungkapkan rasa terima kasihnya karena area pemakaman kini jauh lebih bersih dan aksesnya semakin baik, serta berharap sinergi antara warga dan personel tetap terjaga. Melalui kegiatan ini, Satgas Ops Damai Cartenz membuktikan bahwa kehadiran Polri di Papua tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan dasar masyarakat. Semangat gotong royong yang tumbuh di SP 2 ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi-kolaborasi lain yang membawa Mimika menuju lingkungan yang lebih aman, damai, dan sejahtera. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar