Ketahanan Pangan Berawal dari Pekarangan, Ini yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Sugihwaras


Nganjuk- Tidak banyak orang menyadari bahwa kunci ketahanan pangan bisa dimulai dari pekarangan rumah, namun Brigadir Anjar, Bhabinkamtibmas Desa Sugihwaras, telah membuktikannya melalui program P2B terpadu yang ia kelola bersama warga binaannya. Dengan memadukan peternakan kambing, budidaya ikan, dan perkebunan jeruk lemon dalam satu ekosistem, ia menunjukkan bahwa lahan sempit sekalipun dapat menghasilkan keanekaragaman pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menciptakan peluang usaha. Langkah ini mendapat perhatian serius dari Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengadopsi pendekatan serupa di wilayah masing-masing.


Keunggulan sistem terpadu ini terletak pada efisiensi sumber daya dan keberlanjutannya. Kotoran kambing menjadi pupuk alami yang meningkatkan kesuburan tanah, dedaunan dari pohon lemon dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan, dan air kolam ikan membantu mempertahankan kelembaban tanah di musim kemarau. Dalam setiap pemantauan lapangan, Brigadir Anjar tidak sekadar mengecek kondisi fisik komoditas, tetapi juga menggali aspirasi dan keluhan warga untuk dicarikan solusi bersama. Kapolres Nganjuk menekankan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan adalah bagian dari peran humanis kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.


AKP Afrizal Akbar Haris selaku Kapolsek Prambon menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai pembina dan fasilitator program P2B. Melalui pendekatan yang persuasif dan edukatif, Polri berharap masyarakat tidak hanya menjadi objek program, tetapi subjek yang aktif mengembangkan inovasi pertanian berbasis pekarangan. Dengan semangat gotong royong dan pendampingan berkelanjutan, visi ketahanan pangan nasional dapat diwujudkan dari tingkat desa hingga ke tingkat nasional.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar