Polres Jombang Bantah Isu Kelangkaan Gas 3 Kg, Buktikan dengan Pengecekan ke SPBE


Menindaklanjuti isu kelangkaan LPG 3 kilogram yang merebak, Satreskrim Polres Jombang melalui Unit Tipidter melakukan pengecekan mendadak ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) pada Sabtu (11/4/26). Ipda Heru Prastyo, Kanit Tipidter, mengungkapkan bahwa timnya memantau langsung ketersediaan stok, proses distribusi, hingga mekanisme penyaluran ke agen. Kesimpulannya, stok gas melon di Kabupaten Jombang masih aman dan tidak ditemukan kelangkaan.

Ipda Heru mengakui bahwa sempat ada kendala distribusi dari Depo Pertamina Surabaya sebelum awal April 2026. Namun kabar baiknya, masalah itu telah berhasil diatasi dan pasokan kini kembali normal. Peningkatan konsumsi masyarakat memang terjadi, tetapi itu bukan indikator kelangkaan. Polisi justru melihat bahwa SPBE dan agen masih mampu memenuhi permintaan tanpa gangguan berarti. Pengecekan ini menjadi bukti bahwa isu kelangkaan tidak berdasar.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Dimas Robin Alexander menegaskan bahwa pengawasan distribusi LPG subsidi akan terus ditingkatkan. Tujuannya untuk merespon keluhan warga sekaligus mencegah praktik penyalahgunaan seperti penimbunan. Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan indikasi adanya permainan oknum. Semua pihak tampak mematuhi ketentuan yang berlaku.

AKP Dimas Robin Alexander pun menutup dengan pernyataan tegas bahwa distribusi LPG 3 kg di Jombang berjalan sesuai aturan. Masyarakat diimbau tidak perlu panik dan tetap membeli sesuai kebutuhan. Polres Jombang berkomitmen mengawal terus agar gas bersubsidi ini benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Jika ada keluhan lebih lanjut, warga bisa langsung melapor ke polisi untuk ditindaklanjuti.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar