Di sebuah sudut Desa Malangsari, Nganjuk, ada pemandangan menarik yang mungkin jarang ditemui di tempat lain: seorang Bhabinkamtibmas dengan penuh perhatian memeriksa kolam terpal berisi ribuan benih lele milik warga. Brigpol Agung Pamuji dari Polsek Warujayeng, Polres Nganjuk, memang sedang menjalankan tugas yang tidak biasa, yaitu memantau lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang digagas pemerintah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga. Bukan sekadar datang lalu pergi, ia memastikan bahwa pengelolaan kolam berjalan dengan baik, memberikan pendampingan teknis, serta memotivasi warga agar budidaya lele ini bisa berkelanjutan dan hasilnya optimal. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa Polri tidak hanya hadir saat ada keributan, tetapi juga saat masyarakat sedang berjuang untuk kemandirian pangannya sendiri.
Kompol Ahmad Junaedi, S.H., Kapolsek Warujayeng, menjelaskan bahwa budidaya lele dengan media terpal menjadi salah satu prioritas pendampingan karena terbukti efektif bagi masyarakat dengan keterbatasan lahan. Ia menambahkan bahwa sistem ini tidak memerlukan teknologi tinggi atau biaya besar, sehingga sangat cocok untuk diadopsi oleh warga desa yang ingin produktif tetapi tidak memiliki akses ke lahan pertanian yang luas. Kapolsek juga menyampaikan bahwa melalui Bhabinkamtibmas, Polsek Warujayeng berkomitmen untuk terus mendorong masyarakat mengembangkan usaha produktif seperti ini sebagai benteng menghadapi potensi krisis pangan. Dalam setiap kunjungan lapangan, Brigpol Agung Pamuji selalu menyempatkan diri berdialog dengan warga untuk menggali kendala nyata yang mereka hadapi, lalu bersama-sama mencari solusi yang paling tepat dan aplikatif.
Kehadiran Bhabinkamtibmas yang konsisten dan peduli ini rupanya menjadi suntikan semangat baru bagi para peternak lele pemula di Desa Malangsari. Brigpol Agung Pamuji menegaskan bahwa dirinya hadir untuk memastikan kegiatan budidaya berjalan aman dan lancar, sekaligus memberikan rasa tenang bagi warga yang mungkin khawatir usahanya terganggu. Harapan ke depan, ternak lele dengan sistem terpal ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menjadi sumber tambahan penghasilan yang berkelanjutan dan bahkan bisa berkembang menjadi usaha skala menengah. Dengan adanya pemantauan dan pendampingan yang berkesinambungan dari Bhabinkamtibmas, program P2B di Kabupaten Nganjuk diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera melalui pemanfaatan optimal lahan pekarangan yang selama ini mungkin terabaikan.(Avs)

0 Komentar