Ia juga membuka akses cepat melalui nomor darurat 110 bagi siapa pun yang melihat potensi gangguan keamanan selama ibadah berlangsung. Pendeta Yohanes Ong, Ketua BKSGKK, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena Polres Nganjuk selalu menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Nganjuk. Ia menyebut hingga kini tidak ada gesekan sedikit pun, membuat ibadah umat Kristiani berjalan tenang dan penuh khidmat tanpa rasa cemas.
Kapolres menambahkan bahwa personel Polres Nganjuk akan disiagakan di titik-titik gereja, melakukan sterilisasi area sebelum ibadah, serta berkoordinasi dengan pengurus gereja terkait pengaturan jemaat dan parkir. Semua langkah ini diambil untuk menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran rangkaian ibadah Jumat Agung. Ia berharap masyarakat dapat memahami situasi dan turut menjaga ketertiban selama long weekend.
Dengan terus memperkuat sinergi antara Polri dan tokoh agama, diharapkan stabilitas keamanan wilayah tetap kondusif, dan suasana damai menyelimuti setiap perayaan hari besar keagamaan di Nganjuk. Kerja sama yang solid antara Polres Nganjuk dan BKSGKK menjadi fondasi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis. Umat Kristiani pun dapat fokus menjalankan ibadah sementara masyarakat lainnya menikmati libur panjang dengan tertib dan saling menghormati.(Avs)
0 Komentar