Melintasi Bukit dan Hujan: Polres Ponorogo Siapkan Strategi Khusus Hadapi Longsor di Jalur Mudik


Perjalanan mudik ke arah selatan Jawa Timur selalu menawarkan pemandangan indah perbukitan, namun di balik itu ada ancaman yang mengintai. Menyadari hal tersebut, Polres Ponorogo dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 tidak hanya fokus pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga pada mitigasi bencana. Kapolres AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa jalur Ponorogo-Pacitan dan Ponorogo-Trenggalek, dengan kontur tanahnya yang labil, menjadi atensi utama. Saat musim hujan seperti sekarang, risiko longsor meningkat drastis dan bisa menghambat perjalanan ribuan pemudik.

Strategi pengamanan pun dirancang secara spesifik untuk menghadapi tantangan ini. Enam pos telah didirikan, namun yang membedakan tahun ini adalah kesiapan alat berat dan tim evakuasi yang ditempatkan di dekat titik-titik rawan. Pos pengamanan di Mlilir, Ngebel, Dengok, dan Pasar Legi akan berfungsi sebagai posko pemantauan awal. Jika terjadi longsor, informasi akan segera diteruskan ke pusat komando, dan tim gabungan dari berbagai sektor akan langsung bergerak membersihkan material agar arus lalu lintas segera pulih.

Selain personel kepolisian, sebanyak 100 personel dari lintas sektor dan instansi terkait dilibatkan dalam operasi ini. Mereka adalah petugas BPBD, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP yang memiliki keahlian dalam penanganan darurat bencana. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap kejadian, sekecil apa pun, dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Polres Ponorogo ingin memastikan bahwa tidak ada pemudik yang putus di tengah jalan karena terhalang bencana alam.

Untuk mendukung kelancaran komunikasi, layanan Call Center 110 kembali diaktifkan sebagai saluran darurat 24 jam. Masyarakat yang melihat potensi longsor, seperti retakan tanah atau pohon tumbang, dapat segera melapor. Petugas di pos-pos terdekat akan langsung berkoordinasi untuk melakukan tindakan preventif. Dengan pendekatan proaktif ini, Polres Ponorogo berharap para pemudik yang melintasi wilayahnya dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat, melewati bukit-bukit dan hujan tanpa rasa cemas. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar