Kabupaten Gresik dikenal sebagai Kota Wali dengan ratusan pesantren aktif. Ketika Ramadan tiba, aktivitas keagamaan meningkat, sementara kebutuhan administrasi seperti pembuatan SIM tetap berjalan.
Melihat realitas tersebut, Polres Gresik melalui Satlantas meluncurkan layanan SIM Santri Trendi.
Fokus pada Kemudahan Akses
Layanan dibuka khusus setiap Jumat selama Ramadan 1447 H. Langkah ini menjadi strategi jemput bola agar santri tetap bisa mengurus SIM tanpa meninggalkan kewajiban pendidikan.
Program ini melayani:
-
Permohonan baru SIM A
-
Permohonan baru SIM C
Terbuka Secara Nasional
Tak hanya untuk santri ber-KTP Gresik, layanan ini juga terbuka bagi santri dari luar daerah yang berdomisili di pesantren wilayah Gresik.
Cukup menunjukkan kartu identitas pondok sebagai bukti aktif belajar.
Standar Tetap Berlaku
Meski bernuansa khusus Ramadan, seluruh tahapan tetap sama:
-
Administrasi
-
Tes teori
-
Tes praktik
Dengan demikian, kualitas pengendara tetap terjamin.
Inovasi ini menjadi contoh pelayanan publik adaptif, sekaligus memperkuat budaya tertib lalu lintas di kalangan generasi muda pesantren.

0 Komentar