Pembukaan Posko Pusat Angkutan Lebaran 2026 di Kemenhub menjadi momentum penting bagi Korlantas Polri untuk memastikan kesiapan penuh menghadapi arus mudik. Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa operasi tahun ini memiliki spektrum yang lebih luas dari sekadar pengaturan lalu lintas. Keamanan dan kenyamanan masyarakat selama merayakan hari besar keagamaan, termasuk Nyepi yang jatuh berdekatan dengan Idulfitri, menjadi perhatian serius seluruh jajaran.
Koordinasi lintas sektor yang melibatkan Kementerian PUPR, Jasa Marga, Jasa Raharja, dan pemerintah daerah sudah dijalin jauh-jauh hari. Semua elemen ini bersatu untuk memastikan bahwa setiap potensi gangguan, baik kemacetan parah maupun insiden keamanan, bisa diantisipasi dengan sigap. Kakorlantas optimistis dengan sinergi yang solid ini, hiruk-pikuk mudik tahun ini dapat dikelola dengan baik sehingga masyarakat merasa nyaman sejak berangkat hingga kembali ke kota asal.
Dalam sambutannya, Irjen Agus juga mengingatkan bahwa fenomena pergerakan massa dalam skala besar selalu membawa risiko yang tidak bisa dianggap remeh. Oleh karena itu, ia mengimbau para pemudik untuk tidak terburu-buru dan selalu mematuhi rambu-rambu di jalan. Pesan "Ayo Mudik Ojo Kesusu" bukan sekadar lirik lagu, melainkan pengingat bahwa keselamatan keluarga di atas segalanya.
Posko terpadu yang diresmikan ini akan menjadi pusat kendali semua informasi terkait arus mudik, mulai dari kepadatan tol, cuaca, hingga ketersediaan rest area. Masyarakat diminta aktif memanfaatkan kanal informasi resmi agar tidak terjebak dalam hoaks atau informasi menyesatkan. Dengan persiapan matang dan dukungan publik, pemerintah optimis mudik tahun ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi semua. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar