Dari Call Center Hingga Pos Terpadu: Inovasi Polres Nganjuk Menjemput Keluhan Pemudik di Tengah Jalan


Di era digital ini, pengamanan mudik tak lagi cukup hanya dengan patroli fisik. Polres Nganjuk menjawab tantangan itu dengan mengoptimalkan Call Center 110 sebagai kanal aduan cepat bagi masyarakat. Inovasi ini menjadi salah satu sorotan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, sebuah langkah maju dalam pelayanan publik yang responsif.

Amanat Kapolri menggarisbawahi pentingnya kemudahan akses informasi bagi pemudik. Melalui Call Center 110, masyarakat bisa melaporkan kemacetan, kecelakaan, atau bahkan meminta bantuan darurat hanya dengan sekali tekan. Petugas di pos terpadu akan langsung merespons dan mengoordinasikan bantuan ke lokasi kejadian dengan cepat.

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menambahkan bahwa selain call center, pos-pos pelayanan juga dilengkapi dengan papan informasi digital yang menampilkan rekayasa lalu lintas secara real-time. Pemudik bisa mengetahui jalur alternatif atau titik kemacetan sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan, sehingga waktu tempuh bisa lebih efisien.

Kombinasi antara teknologi modern dan sentuhan humanis di pos-pos terpadu membuat pemudik merasa lebih tenang. Mereka tahu bahwa di ujung telepon atau di tenda pos terdekat, selalu ada petugas yang siap mendengar dan membantu. Inilah wajah baru pengamanan mudik: sigap, canggih, dan tetap hangat. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar