Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, menjadi pusat perhatian pada Selasa (24/3/2026) ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung memimpin flag off pemberlakuan rekayasa lalu lintas One Way nasional. Skema yang diterapkan dari Km 414 hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek ini merupakan respons terhadap lonjakan volume kendaraan yang diprediksi mencapai puncak arus balik Lebaran. Namun di balik pengaturan teknis tersebut, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan Sigit kepada setiap pemudik yang sedang dalam perjalanan.
Dengan gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat, Sigit mengingatkan bahwa kecepatan bukanlah segalanya. Keselamatan, katanya, adalah hal yang utama. Ia secara khusus mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri mengemudi saat kondisi tubuh mulai lelah. Sigit mengajak pemudik untuk memanfaatkan rest area dan posko pelayanan yang telah tersedia sebagai tempat beristirahat sejenak. Menurutnya, menyisihkan waktu untuk beristirahat adalah langkah bijak yang justru akan membuat perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa pemerintah dan seluruh stakeholder terkait telah bekerja keras menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi pemudik. Mulai dari rest area yang dilengkapi layanan memadai, pos pelayanan yang tersebar di titik-titik strategis, hingga pos terpadu yang siap membantu kapan saja. Sigit berharap fasilitas ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, karena keberadaannya memang ditujukan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan arus balik.
Tidak hanya mengandalkan One Way nasional, Sigit juga mengungkapkan strategi lain yang diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan parah akibat bottleneck. Pengaktifan tol fungsional dan berbagai rekayasa lalu lintas lainnya menjadi bagian dari upaya membagi kepadatan kendaraan agar arus balik berjalan lebih lancar. Di sela-sela kegiatannya, Kapolri juga menyempatkan diri menyapa para pemudik yang tengah dalam perjalanan pulang, membagikan bingkisan sekaligus menyampaikan pesan keselamatan secara personal. Langkah ini menunjukkan bahwa di tengah kompleksitas pengaturan lalu lintas, perhatian terhadap keselamatan manusia tetap menjadi prioritas utama.(Avs)

0 Komentar