1,5 Juta Penumpang Kereta dan 223 Ribu Penumpang Kapal, Polri Pastikan Pengamanan Transportasi Umum Maksimal


Di tengah hiruk-pikuk pergerakan arus mudik dan balik, sektor transportasi umum mencatat angka pergerakan manusia yang luar biasa besar. Laporan harian Operasi Ketupat 2026 hari ke-11 mengungkapkan bahwa moda kereta api mencatat 2.922 perjalanan dengan total 1.521.787 penumpang, sementara transportasi laut melalui 36 pelabuhan melayani 871 trip kapal dan 223.317 penumpang. Di udara, tercatat 1.565 penerbangan dengan 179.549 penumpang. Angka-angka ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat selama Lebaran tahun ini sangat tinggi, dan Polri bersama stakeholder terkait terus mengoptimalkan pengamanan di terminal, pelabuhan, bandara, dan stasiun.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Marupa Sagala, menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur darat, tetapi juga pada objek vital dan pusat-pusat mobilitas publik. Polri melakukan pemantauan ketat terhadap kapasitas dan aspek keselamatan, terutama di lokasi wisata air yang menjadi destinasi favorit masyarakat. Selain itu, penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan dengan 11 pelanggaran tercatat dalam periode laporan, terdiri dari 5 ETLE dan 6 non-ETLE, serta 5 teguran yang diberikan kepada pengguna jalan.

Dengan sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi seperti CCTV serta traffic counting real time, Polri berupaya memastikan seluruh moda transportasi berfungsi optimal dan aman bagi masyarakat. Kombes Pol. Marupa Sagala mengingatkan agar masyarakat yang masih dalam perjalanan untuk selalu menjaga kewaspadaan, mematuhi aturan, dan tidak memaksakan diri jika mengalami kelelahan. Karena keselamatan, tegasnya, adalah fondasi utama agar mudik dan arus balik tahun ini dapat dinikmati dengan penuh kebahagiaan.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar