Kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter calon perwira Polri. Hal tersebut terlihat saat mahasiswa STIK Angkatan 83 melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Aceh Utara.
Dalam kegiatan tersebut, 22 mahasiswa Sindikat 8 menjalankan misi kemanusiaan berupa trauma healing dan pendampingan psikososial bagi warga terdampak bencana.
Belajar Memimpin Lewat Aksi Sosial
Program Dianmas menjadi momentum pembelajaran di luar ruang kelas. Para mahasiswa menghadapi langsung dinamika sosial, memahami kebutuhan masyarakat, serta belajar membangun komunikasi empatik.
Di bawah arahan Kombes Pol Didit Bambang Wibowo, pendekatan humanis menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan.
Harapan untuk Aceh Utara
Selain mempercepat pemulihan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembentukan perwira Polri masa depan yang profesional dan berintegritas.
Kehadiran mahasiswa STIK diharapkan mampu memberikan dampak positif sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kembali Aceh Utara.
.jpeg)
0 Komentar