Ramah di Usia Senja: Aipda Andik dan Polantas Menyapa Ubah Wajah Ujian SIM Lansia di Nganjuk


Nganjuk- Di usia yang sudah menginjak kepala enam atau tujuh puluh, banyak orang memilih berhenti berkendara, namun tidak bagi sejumlah lansia di Nganjuk yang justru ingin tetap aktif dan mandiri di jalan raya. Jumat (3/7/2026), Aipda Andik Sujatmiko dari Satlantas Polres Nganjuk memberikan perhatian khusus kepada mereka melalui program Polantas Menyapa, mendampingi proses ujian praktik SIM roda empat dengan pendekatan yang ramah dan penuh kesabaran. Kehadirannya mengingatkan bahwa pelayanan publik seharusnya tidak pernah diskriminatif, melainkan selalu menyesuaikan dengan kebutuhan pemohon.


AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa program ini lahir dari pengamatan bahwa banyak lansia yang sebenarnya kompeten secara teknis, namun gagal karena faktor kecemasan dan kurangnya pemahaman prosedur ujian. Beliau memuji cara Aipda Andik yang menggunakan analogi-analogi sederhana untuk menjelaskan aturan lintasan, sehingga peserta tidak merasa dibombardir dengan informasi teknis yang rumit. Kapolres Nganjuk itu juga mengingatkan bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama, dan Polri siap membantu siapa pun yang ingin menjadi pengemudi yang lebih baik.


Sambil sesekali membantu peserta menyesuaikan sabuk pengaman dan posisi kursi, Aipda Andik terus menyemangati dengan kata-kata positif yang membangun rasa percaya diri. AKP Afandy Dwi Takdir menutup pernyataannya dengan komitmen bahwa Satlantas akan terus mengembangkan program Polantas Menyapa ke berbagai segmen masyarakat, karena setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan yang membuat mereka merasa dihargai dan didukung. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar