Mengupas Tuntas Ujian SIM: Aiptu Didik Bawa Pendekatan Baru di Nganjuk


Nganjuk- Ada anggapan di masyarakat bahwa ujian SIM adalah proses yang menegangkan dan penuh jebakan, sehingga banyak pemohon yang datang dengan perasaan terintimidasi. Menjawab kekhawatiran ini, Satlantas Polres Nganjuk melalui program Polantas Menyapa menghadirkan Aiptu Didik dengan pendekatan baru yang mengupas tuntas setiap aspek ujian teori dan praktik. Rabu pagi itu, ia membawa para pemohon dalam perjalanan belajar yang menyenangkan, mengubah anggapan negatif tentang ujian SIM menjadi pengalaman yang berharga dan mendidik.


Aiptu Didik memulai sesi dengan menjelaskan struktur ujian secara rinci, mulai dari jumlah soal teori yang harus dijawab, batas waktu yang diberikan, hingga kriteria penilaian di ujian praktik. Ia kemudian memberikan simulasi ujian teori dengan contoh-contoh soal yang sering muncul, disertai pembahasan yang mendalam agar peserta tidak hanya menghafal tetapi juga memahami logika di balik setiap aturan lalu lintas. Untuk ujian praktik, ia membawa peserta ke area parkir dan menunjukkan secara langsung bagaimana cara melewati setiap jalur ujian dengan teknik yang benar, sambil terus memberikan koreksi dan dorongan semangat.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan bahwa pendekatan edukatif ini adalah bagian dari visi Polri untuk menciptakan pengendara yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan keselamatan berlalu lintas. Ia mengingatkan bahwa setiap kecelakaan di jalan raya seringkali berakar pada kurangnya pemahaman dasar tentang aturan dan teknik berkendara, sehingga pembekalan sejak awal sangatlah krusial. Dengan program ini, ia berharap masyarakat Nganjuk semakin sadar bahwa SIM adalah simbol tanggung jawab, bukan sekadar kartu identitas.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menambahkan bahwa program ini akan terus disempurnakan dengan melibatkan lebih banyak personel dan memperluas jangkauan ke berbagai kalangan masyarakat. Ia juga berencana untuk menyelenggarakan kelas-kelas khusus bagi pemohon yang merasa kesulitan, seperti lansia atau mereka yang baru pertama kali mengurus SIM. Dengan pendekatan yang inklusif dan humanis, ia yakin Polantas Menyapa akan menjadi program unggulan yang membawa perubahan positif bagi keselamatan lalu lintas di Kabupaten Nganjuk.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar