Nganjuk- Terik matahari tak menyurutkan langkah Aiptu Supardi untuk keliling sawah Kelurahan Begadung. Ia tahu bahwa di musim seperti ini, setiap tetes air adalah emas bagi para petani padi. Dengan penuh kesabaran, ia menyusuri aliran irigasi, mengecek apakah ada kebocoran atau penyumbatan yang bisa mengurangi pasokan ke petak-petak sawah yang mulai mengering.
Dialog yang ia bangun terasa hangat dan mengalir alami. Ia mendengar curhat para petani tentang mahalnya biaya operasional pompa dan sulitnya mendapatkan jadwal irigasi yang pasti. Ia mencatat semua itu dengan cermat, lalu memberikan alternatif solusi seperti penggunaan pompa bergilir dan penguatan kelembagaan petani untuk mengatur pembagian air secara lebih demokratis. Dengan cara ini, ia berharap konflik antarpetani bisa dihindari dan kerja sama justru semakin erat.
Kapolsek Nganjuk Kota, Kompol Jumari, menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak terbatas pada keamanan, tetapi juga mencakup pendampingan di sektor-sektor strategis seperti pertanian. Ia mengingatkan bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari stabilitas nasional, dan Polri memiliki kepentingan untuk menjaganya. Dari pemantauan sederhana ini, ia yakin akan lahir kesadaran kolektif bahwa menjaga air berarti menjaga kehidupan itu sendiri. (Avs)

0 Komentar