Nganjuk- Tanah kosong yang sebelumnya sunyi dan tak terurus kini berubah menjadi hamparan hijau yang dipenuhi labu air bergelantungan, sebuah metamorfosis yang mengagumkan berkat peran Aipda Agus H., Bhabinkamtibmas Desa Sonopatik. Bergerak atas instruksi Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, ia mengubah paradigma warga bahwa lahan sela bukanlah lahan buangan, melainkan aset berharga yang bisa mendatangkan keuntungan jika dikelola dengan benar. Labu air menjadi ikon baru di desa tersebut, dengan buah-buahnya yang segar dan renyah siap memenuhi kebutuhan sayuran keluarga dan bahkan pasar lokal.
Nganjuk- Pendampingan yang diberikan Aipda Agus tidak hanya sebatas teori, tetapi praktik langsung di lapangan mulai dari penyemaian bibit, pembuatan bedengan, hingga teknik penyiraman yang efisien menggunakan sistem tetes sederhana dari botol bekas. Ia juga mengajarkan cara memilih buah labu yang siap panen, yaitu dengan melihat tekstur kulit dan tangkai yang mulai mengering, sehingga kualitas buah tetap terjaga dan tidak mudah busuk setelah dipetik. Warga yang mendapatkan pendampingan merasakan perbedaan signifikan antara metode lama dan metode baru yang diajarkan, dengan hasil panen yang meningkat hingga dua kali lipat.
Nganjuk- Diskusi hangat antara Bhabinkamtibmas dan petani sering berlangsung di sela-sela kegiatan panen atau pemupukan, membahas berbagai topik mulai dari harga jual labu air di pasar hingga ide pengolahan menjadi produk olahan yang lebih tahan lama. Dari perbincangan ini, beberapa ibu rumah tangga mulai mencoba membuat keripik labu air dan manisan yang ternyata mendapatkan respon positif dari tetangga dan kerabat. Mereka pun berencana untuk memproduksi dalam skala lebih besar dan memasarkannya melalui media sosial, membuka peluang usaha baru yang menjanjikan.
Nganjuk- Kapolsek Berbek AKP Darminto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Desa Sonopatik yang telah bersungguh-sungguh mengembangkan budidaya labu air di lahan sela, dan berharap semangat ini terus terjaga meskipun pendampingan dari kepolisian mungkin berkurang seiring waktu. Pihaknya optimis bahwa dengan kemandirian yang sudah mulai terbentuk, Desa Sonopatik akan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan lahan marginal untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Avs)

0 Komentar