Guncangan di Kaloran, Polres Nganjuk Bergerak Cepat Pulihkan Rasa Aman Warga


Nganjuk- Penemuan jasad G.T. (52) yang terkubur di pekarangan rumahnya sendiri di Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, membawa guncangan psikologis mendalam bagi warga setempat yang selama ini mengenal korban sebagai bagian dari komunitas mereka. Kecurigaan yang muncul karena korban tak terlihat selama beberapa hari akhirnya terjawab sudah dengan temuan mengerikan yang segera dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan diteruskan ke Polsek Ngronggot pada Rabu (15/7/2026). Kehadiran Tim Inafis Satreskrim Polres Nganjuk yang melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah menjadi langkah awal pemulihan rasa aman masyarakat, sekaligus sinyal bahwa kepolisian hadir untuk menegakkan keadilan dan mengusir ketakutan dari lingkungan mereka.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan bahwa pengungkapan cepat kasus ini tidak hanya penting dari sisi penegakan hukum, tetapi juga untuk memulihkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan, Kamis (16/7/2026). Ketika pelaku kejahatan berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 10 jam, pesan yang tersampaikan adalah bahwa Polres Nganjuk tidak akan membiarkan pelaku kejahatan berkeliaran dan mengancam ketentraman warga. Langkah cepat ini diharapkan dapat meredam keresahan yang muncul di masyarakat dan mengembalikan suasana desa yang aman dan kondusif.


Wakapolres Nganjuk Kompol Didid Wahyu Agustyawan menjelaskan bahwa penyidik tidak hanya fokus pada pengungkapan teknis, tetapi juga memperhatikan dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan oleh peristiwa tragis ini. Kedua tersangka, D.M. (19) yang merupakan warga Desa Kaloran dan N.J. (28) warga Kecamatan Tanjunganom, berhasil diamankan di Sidoarjo setelah dilacak oleh Unit Resmob Satreskrim bersama Satintelkam. Dengan ditahannya kedua tersangka dan dijeratnya mereka dengan Pasal 459 KUHP, diharapkan proses hukum dapat berjalan adil dan memberikan efek pemulihan bagi keluarga korban serta masyarakat Desa Kaloran yang merasa terguncang oleh peristiwa ini.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar