Dukung Polri Usut Korupsi Batu Bara, Pakar Energi: Ambil Sampel di Setiap Stock Pile PLTU!


Jakarta- Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) memberikan dukungan penuh kepada Mabes Polri dalam mengusut dugaan korupsi pasokan batu bara ke sejumlah PLTU yang ditaksir merugikan negara hingga Rp5 triliun dan memicu blackout di berbagai wilayah. Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman, menegaskan bahwa Kortastipidkor Polri memiliki kapasitas dan data yang memadai untuk mengungkap kasus ini, namun ia mengingatkan agar penyidikan dilakukan secara profesional dan tidak tebang pilih sesuai amanat Presiden. Menurut Yusri, pengusutan kasus ini harus menyentuh seluruh rantai pasok batu bara, mulai dari hulu hingga hilir, agar tidak ada pihak yang kebal hukum.


Jakarta- Salah satu rekomendasi penting dari CERI adalah pengambilan sampel batu bara di setiap stock pile PLTU di seluruh Indonesia untuk membandingkan kualitas dan kuantitas yang tercantum dalam dokumen dengan realitas di lapangan. Yusri juga menyoroti peran surveyor yang ditunjuk dalam kerja sama antara PLN EPI dan pemasok batu bara, karena penerbitan sertifikat analisis kualitas yang tidak akurat diduga menjadi celah utama terjadinya manipulasi yang merugikan negara. Ia menekankan bahwa tanpa intervensi teknis yang mendalam, kasus ini hanya akan berhenti pada pengungkapan pelaku lapangan tanpa mampu menjangkau aktor intelektual yang merancang skenario korupsi secara sistematis.


Jakarta- Direktur Penindakan Kortastipidkor Polri Brigjen Pol. Robertus Yohanes De Deo menjelaskan bahwa indikasi kerugian negara dan perekonomian negara Rp5 triliun masih bersifat sementara dan menunggu audit investigatif dari BPK RI untuk mendapatkan angka final. Penyidik terus bekerja dengan memeriksa saksi, menghadirkan ahli, dan mengumpulkan alat bukti lainnya untuk memastikan kasus ini terungkap secara tuntas dan adil. Yusri berharap Polri tidak gentar menghadapi tekanan dari pihak mana pun dan terus bergerak maju untuk mengungkap seluruh jaringan korupsi yang telah merugikan keuangan negara dan mengancam ketahanan energi nasional.


Jakarta- Dukungan dari CERI dan pakar energi lainnya menjadi angin segar bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, sekaligus menjadi pengingat bahwa kasus ini adalah momentum penting untuk membenahi tata kelola energi yang selama ini rentan terhadap penyimpangan. Yusri mengajak publik untuk terus mengawal proses hukum dan memberikan dukungan moral kepada Kortastipidkor Polri, karena keadilan bagi korban blackout dan seluruh rakyat Indonesia hanya bisa terwujud jika kasus ini diusut sampai tuntas tanpa kompromi.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar