Bukan razia, bukan tilang, dan bukan pemeriksaan surat-surat kendaraan. Yang terjadi di Aula Tantya Sudhirajati Polres Nganjuk pada Kamis (4/6/2026) adalah pemandangan yang sangat berbeda. Ratusan warga dari berbagai kelurahan di sekitar Kota Nganjuk justru berbondong-bondong datang dengan senyum dan harapan, bukan karena panggilan polisi, tetapi karena ingin memeriksakan kesehatan mereka secara gratis. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menggagas bakti kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, dan respons masyarakat sungguh luar biasa: 500 peserta hadir memenuhi aula sejak pagi, siap menjalani pemeriksaan tensi, kolesterol, asam urat, hingga kesehatan gigi.
Apa yang membuat warga begitu antusias? Jawabannya sederhana: layanan kesehatan gratis yang berkualitas masih sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat. Kasidokkes Polres Nganjuk Aipda Sunarto menjelaskan bahwa tim medis yang diturunkan cukup lengkap, dan mereka tidak hanya sekadar memeriksa lalu melepas. Setiap peserta mendapatkan hasil pemeriksaan yang jelas, dan bagi mereka yang menunjukkan angka tidak normal, tim medis memberikan rekomendasi tindak lanjut. "Dari hasil pemeriksaan terdapat beberapa peserta yang kami rekomendasikan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan agar kondisi kesehatannya bisa segera ditangani dengan baik," jelas Aipda Sunarto. Kapolres menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Polri sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Warsito, warga Kelurahan Ringinanom, menjadi salah satu peserta yang merasa sangat terbantu. Ia mengaku biasanya enggan memeriksakan diri karena biaya yang tidak sedikit. "Terima kasih kepada Polres Nganjuk atas pemeriksaan kesehatan gratis ini. Sangat membantu masyarakat," ungkapnya dengan tulus. Warsito dan puluhan peserta lain tampak antusias mengantre, bercengkerama satu sama lain, dan sesekali bertanya pada petugas medis tentang cara menjaga pola makan agar kolesterol tetap stabil. Suasana kekeluargaan terasa begitu kental, jauh dari kesan formal dan menegangkan yang kerap diasosiasikan dengan kantor polisi.
Melalui kegiatan bakti kesehatan tersebut, Polres Nganjuk berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80. 500 peserta pulang dengan membawa dua hal: hasil pemeriksaan kesehatan yang lebih baik pemahamannya, serta pengalaman bahwa polisi bisa menjadi mitra dalam urusan kesehatan. Dari Aula Tantya Sudhirajati, Nganjuk belajar bahwa polisi modern tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga ikut menjaga kesehatan warganya. Ini adalah wajah baru kepolisian yang patut diapresiasi dan dilanjutkan.(Avs)

0 Komentar