Di tengah kesibukan sebagai Bhabinkamtibmas Desa Sumberkepuh, AIPDA Suroto menyisihkan waktu khusus pada Selasa (2/6/2026) untuk berdialog dengan para peternak sapi. Bukan di balai desa, melainkan langsung di kandang-kandang yang tersebar di berbagai sudut desa. Ia memeriksa ketersediaan pakan, kesehatan sapi, serta keamanan lingkungan sekitar kandang. Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polres Nganjuk untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, dengan menjadikan Bhabinkamtibmas sebagai penggerak di tingkat akar rumput. Baginya, peternakan yang maju dimulai dari hal-hal kecil yang dipantau secara konsisten.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa Polri hadir untuk memberikan pendampingan dan motivasi agar usaha peternakan warga dapat berkembang secara sehat, aman, dan produktif. "Sektor peternakan rakyat memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. Sapi yang dipelihara dengan baik tidak hanya mencukupi kebutuhan daging keluarga, tetapi juga bisa dijual untuk biaya sekolah anak atau modal usaha lain. Karena itulah, AIPDA Suroto tidak segan masuk ke kandang yang becek sekalipun demi memastikan semuanya berjalan dengan baik.
Saat memantau, AIPDA Suroto memberikan sejumlah tips sederhana kepada peternak. Misalnya, mencampur jerami dengan dedak untuk menambah nilai gizi pakan, memisahkan sapi yang sakit dari yang sehat, serta membersihkan kandang setiap pagi agar tidak timbul penyakit. Ia juga mengingatkan soal keamanan: pasang lampu di depan kandang, kunci gembok dengan kuat, dan bentuk kelompok pengawasan malam antar peternak. Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong anggota untuk aktif mendukung masyarakat. "Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional dari tingkat desa," ujarnya.
Polres Nganjuk optimis bahwa dengan pendampingan seperti ini, peternakan sapi rakyat akan menjadi lebih produktif dan aman. AIPDA Suroto berjanji akan terus memantau perkembangan setiap kandang yang ia kunjungi, serta akan memfasilitasi peternak jika ada kebutuhan pelatihan dari dinas terkait. Masyarakat Desa Sumberkepuh pun menyambut baik program ini, karena mereka merasa tidak sendirian dalam mengelola usaha ternak. Inilah wujud nyata sinergi antara polisi dan warga: dari pakan yang cukup, kandang yang aman, hingga ketahanan pangan yang kokoh dari desa.(Avs)

0 Komentar