Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H yang tinggal menghitung hari, Polres Nganjuk menunjukkan kesiapan maksimal dengan menggelar apel gelar pasukan di lapangan apel Polres Nganjuk pada Selasa (26/5/2026). Apel yang diikuti pasukan gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, serta organisasi kemasyarakatan ini menjadi penanda dimulainya operasi pengamanan terpadu di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan dalam amanatnya menekankan bahwa seluruh personel harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, serta mengedepankan langkah preventif dan preemtif dalam menghadapi potensi gangguan. Ia juga memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kerawanan yang biasa muncul saat malam takbir, seperti tawuran antarwarga atau balap liar.
Kapolres secara khusus menginstruksikan penempatan personel di titik-titik yang dinilai rawan kepadatan dan gangguan kamtibmas, termasuk jalur protokol, perempatan besar, serta area sekitar masjid dan lapangan yang digunakan untuk sholat Iduladha. Pasukan gabungan akan melakukan patroli rutin dan siaga di pos-pos pengamanan yang telah didirikan di berbagai kecamatan, dengan koordinasi yang erat antarunsur. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara dinamis, termasuk pengalihan arus jika volume kendaraan melebihi kapasitas jalan, serta pembatasan kendaraan berat di jam-jam tertentu. Petugas juga diminta untuk hadir dengan sikap humanis namun tetap tegas dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas ringan yang berpotensi mengganggu arus.
Kepada masyarakat, Kapolres mengimbau agar kegiatan takbiran dipusatkan di masjid dan musala, tidak dengan konvoi keliling yang membahayakan keselamatan diri dan orang lain. Larangan menyalakan petasan dan kembang api ditegaskan kembali karena suara ledakan dapat mengganggu kekhusyukan warga yang sedang beribadah serta berpotensi menyebabkan kebakaran dan cedera serius. Penggunaan pengeras suara luar diminta dibatasi hingga waktu tengah malam sebagai bentuk penghormatan terhadap kenyamanan bersama. Warga juga diajak untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing, termasuk dengan melaporkan segera ke pihak kepolisian jika menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Polres Nganjuk memastikan bahwa layanan darurat 110 akan beroperasi penuh selama 24 jam, dan masyarakat dapat menghubungi nomor tersebut kapan saja jika membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian. Kapolres berharap dengan sinergi seluruh unsur pengamanan dan kesadaran tinggi masyarakat, situasi kamtibmas selama malam takbir hingga pelaksanaan Iduladha tetap terjaga kondusif. Dengan persiapan yang matang, diharapkan tidak ada lagi kejadian-kejadian yang merusak kekhidmatan hari raya seperti tahun-tahun sebelumnya. Apel gelar pasukan ini menjadi momentum pengingat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat, dan Polres Nganjuk siap menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman.(Avs)

0 Komentar