7.500 Penerima Manfaat di Ngawi Bisa Tenang, SPPG Polres Sudah Kantongi Label Halal dan Higiene


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan kehilangan makna jika makanan yang disajikan tidak aman atau bahkan membahayakan kesehatan. Polres Ngawi sadar betul akan risiko itu sehingga sejak awal membangun tiga SPPG di Desa Ketanggi, Cangakan, dan Sidorejo dengan standar ketat. Buktinya, mereka tidak hanya mengandalkan niat baik, tetapi juga menggenggam Sertifikat Jaminan Produk Halal, Laik Higiene Sanitasi, serta uji laboratorium air yang sah.

AKP Badrudin menegaskan bahwa konsistensi menerapkan food safety adalah harga mati. Lebih dari 7.500 penerima manfaat setiap hari bergantung pada kualitas makanan dari tiga dapur tersebut. Oleh karena itu, SPPG Polres Ngawi juga memastikan penjamah makannya tersertifikasi, ruang produksinya layak, dan rantai pasok pangan bebas dari kontaminasi. Semua ini demi mendukung program Presiden Prabowo Subianto secara bertanggung jawab.

Polda Jawa Timur melalui tim Itwasda yang dipimpin Kompol Dr. Eko Nur W. melakukan penilaian menyeluruh terhadap kinerja SPPG. Aspek mitigasi risiko hingga inovasi tata kelola menjadi parameter lomba. Hasilnya, Polres Ngawi dinilai telah membangun ekosistem MBG yang profesional, bukan sekadar banyak porsi tetapi juga terjamin kelayakannya.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar