Kala Polisi Berdaun Cabai: Kisah Sukses Ketahanan Pangan dari Sambirejo


Bayangan tentang polisi yang selalu berurusan dengan kejahatan seketika sirna saat melihat BRIPTU M. N. R Bayu Segara dengan sabar memeriksa daun cabai warga Desa Sambirejo yang mulai digerek hama. Ia adalah Bhabinkamtibmas sekaligus motor penggerak ketahanan pangan yang memastikan setiap pekarangan yang ditanami tomat, terong, dan cabai benar-benar memberikan manfaat nyata bagi keluarga.

Transformasi peran aparat keamanan menjadi pendamping tani ini mendapat sambutan hangat dari warga yang selama ini hanya menganggap pekarangan sebagai lahan mati. AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan bahwa keberhasilan BRIPTU Bayu dalam menggerakkan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) membuktikan bahwa pendekatan preventif dan produktif jauh lebih berdampak dibandingkan sekadar memberi imbauan dari balik meja.

Di bawah terik matahari, Bhabinkamtibmas itu berdialog dengan petani lokal tentang teknik memangkas cabang agar tomat tidak terlalu rimbun namun tetap berbuah lebat, serta cara mengatur jarak tanam untuk mencegah persaingan nutrisi antar tanaman. Semua dilakukan dengan sabar dan penuh canda, sehingga warga merasa belajar sambil bersenang-senang.

Kompol H. Ahmad Junaedi menegaskan pihaknya akan menjadikan kisah sukses di Desa Sambirejo sebagai studi kasus untuk diterapkan di wilayah lain karena ketahanan pangan tidak selalu butuh teknologi tinggi, cukup butuh aparat yang mau turun tangan dan mendampingi dengan hati.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar