Minggu (27/4/26) menjadi hari bersejarah bagi kawasan Jembatan Ngawi Purba, bukan karena usianya, melainkan karena puluhan orang dari Polres Ngawi, instansi lintas sektor, dan warga kompak turun ke sungai mengeruk endapan lumpur serta sampah yang bertahun-tahun menyumbat aliran. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyebut aksi ini sebagai eksekusi nyata dari program Indonesia ASRI yang mengusung nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah, dengan sasaran membebaskan aliran sungai dari hambatan yang memicu banjir. Lumpur hitam yang tebal dan bau sampah plastik tidak menyurutkan semangat para relawan, karena mereka sadar bahwa kebersihan sungai adalah investasi keselamatan bersama.
Keterlibatan lintas sektor dalam aksi ini mencakup BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, komunitas pencinta alam, serta para pemuda karang taruna yang bahu-membahu mengangkat karung-karung berisi sampah dari dasar sungai ke tepian. AKBP Prayoga menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersih-bersih sesaat, tetapi juga merupakan langkah preventif terukur untuk mengantisipasi bencana banjir yang kerap melanda Ngawi setiap musim penghujan. Ia menekankan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting, karena tanpa partisipasi aktif warga, upaya membersihkan sungai akan sia-sia jika perilaku buang sampah sembarangan tetap berlanjut.
Selama aksi berlangsung, Polres Ngawi juga menyisipkan edukasi praktis tentang cara mengelola sampah rumah tangga agar tidak berakhir di sungai, serta pentingnya menjaga ekosistem air bagi kesehatan lingkungan. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya orang tua yang membawa anak-anak mereka ikut memungut sampah di tepian, menjadi momen pembelajaran berharga tentang tanggung jawab kolektif. AKBP Prayoga mengapresiasi semangat gotong royong ini dan berjanji akan mengalokasikan personel secara rutin untuk memantau kondisi aliran sungai pasca-bersih, terutama di titik-titik rawan seperti sekitar Jembatan Purba.
Dengan suksesnya aksi bersih-bersih ini, Polres Ngawi berharap program Indonesia ASRI tidak hanya menjadi slogan nasional, tetapi benar-benar terwujud di setiap sudut Kabupaten Ngawi. Kapolres mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kelestarian sungai, tidak membuang sampah sembarangan, dan segera melapor jika menemukan aliran yang mulai tersumbat lagi, karena pencegahan dini selalu lebih baik daripada mengobati banjir yang sudah terjadi. (Avs)

0 Komentar