Ditinggal Kabur di Rel Kereta: Polres Probolinggo Amankan Dua Motor Curian dan Serahkan Langsung ke Korban


Kisah dramatis terjadi di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon, ketika patroli kring serse Polres Probolinggo pada Rabu pagi (22/4/2026) melihat dua orang dengan perilaku mencurigakan: satu mengendarai motor, satu lagi mendorong motor lain ke arah selatan. Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa begitu petugas melakukan pendekatan, kedua pelaku panik dan memilih kabur dengan cara instan: satu melempar motor yang didorongnya lalu lari masuk ke kebun tebu, sementara satu lagi melesat ke utara menuju permukiman warga. Anggota Satreskrim yang sigap langsung melakukan pengejaran, namun yang berhasil ditemukan terlebih dahulu adalah dua unit sepeda motor yang ditinggalkan begitu saja oleh pelaku di sekitar jalur rel kereta api, kemudian diamankan ke Mapolres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mendapati bahwa kedua motor tersebut berasal dari dua tindak kejahatan berbeda. Satu unit Honda Vario silver merupakan hasil curian dari seorang karyawan ritel di Kecamatan Gending pada hari yang sama kejadian penangkapan, sementara satu unit lainnya adalah milik Abdul Aziz (26) yang dibegal di Jalan Cokroaminoto, Probolinggo pada Sabtu (11/4/2026). Abdul Aziz yang datang ke Polres Probolinggo pada Jumat (24/4/26) mengaku sangat terkejut sekaligus bahagia karena tidak pernah menyangka motor kesayangannya akan kembali. "Awalnya saya pasrah meskipun sudah melapor ke Polisi, karena saya mengira motor yang hilang itu pasti sulit ditemukan. Saya dihubungi oleh petugas dan diberi tahu bahwa motor saya sudah ditemukan. Alhamdulillah, motor saya kembali," ujarnya dengan senyum sumringah yang tak bisa ia sembunyikan.

Kapolres AKBP Latif menegaskan bahwa proses penyerahan kedua motor telah melalui verifikasi kepemilikan yang ketat, sehingga dipastikan bahwa kendaraan yang diberikan benar-benar milik korban yang berhak. Keberhasilan ini, kata Kapolres, adalah bukti nyata bahwa patroli yang rutin dan terencana mampu mencegah peredaran barang curian sekaligus mengembalikan hak masyarakat. Ia juga mengapresiasi kinerja Satreskrim yang sigap mengejar dan tidak membiarkan pelaku lepas begitu saja, meskipun akhirnya yang berhasil diamankan baru barang bukti, sementara pelaku masih dalam pengejaran. Polres Probolinggo berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi patroli di titik-titik rawan curanmor dan begal guna menekan angka kejahatan jalanan.

Bagi Abdul Aziz, momen menerima kembali motor yang sempat hilang adalah kebahagiaan yang tak terkira, dan ia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Polres Probolinggo. Polres pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menjadi korban kejahatan, karena setiap laporan akan ditindaklanjuti secara serius, dan keberhasilan seperti ini bisa terulang kembali. Senyum riang Abdul Aziz menjadi energi tersendiri bagi personel Polres Probolinggo untuk terus bekerja maksimal dalam menjaga kamtibmas. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar