Lumajang- Pura Mandara Giri Semeru Agung di Kecamatan Senduro bukan sekadar tempat ibadah bagi umat Hindu, tetapi juga simbol kerukunan dan harmoni sosial yang kuat di Kabupaten Lumajang, dan Polres Lumajang memilih tempat ini sebagai salah satu lokasi bakti religi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Jumat (19/6/2026). Puluhan personel dikerahkan untuk bekerja sama dengan pengurus pura dan masyarakat membersihkan area utama persembahyangan dan halaman luar, menciptakan suasana yang bersih dan khusyuk bagi umat yang hendak beribadah. Kapolres Lumajang melalui Kasi Humas Ipda Suprapto menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus bertujuan mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga.
Ipda Suprapto menjelaskan bahwa pemilihan Pura Mandara Giri Semeru Agung didasari oleh nilai historis dan sosiologis tempat tersebut, karena selama ini Lumajang dikenal sebagai daerah yang memiliki harmoni sosial yang sangat kuat, dan pura ini menjadi salah satu ikon kerukunan antarumat beragama. Selain aksi bersih-bersih, Polres Lumajang juga menyerahkan bantuan sarana alat-alat kebersihan kepada pengelola tempat ibadah, sebagai bentuk dukungan terhadap pemeliharaan fasilitas keagamaan yang menjadi kebanggaan bersama. Pengurus pura dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kepedulian yang ditunjukkan jajaran kepolisian, karena kehadiran mereka memperkuat rasa aman dan nyaman di lingkungan sekitar pura.
Gerakan bakti religi ini tidak hanya berpusat di Pura Mandara Giri Semeru Agung, tetapi juga menyebar ke berbagai rumah ibadah lain di wilayah Lumajang, meliputi masjid, gereja, hingga klenteng, sebagai bukti bahwa Polri hadir untuk semua umat beragama dengan semangat kebersamaan yang sama. Melalui aksi gotong royong ini, Polres Lumajang berharap sinergitas antara kepolisian, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin kokoh guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan penuh toleransi. Dengan langkah nyata yang sarat makna ini, Polres Lumajang membuktikan bahwa Polri adalah institusi yang menjunjung tinggi harmoni sosial, menjadikan setiap perayaan Bhayangkara sebagai momen untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman agama dan budaya.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar