Nganjuk- Desa Ngetos kini menjadi sorotan karena keberhasilan warganya mengubah pekarangan rumah menjadi sumber pangan produktif melalui kolam ikan konsumsi dan budidaya sayur sawi, sebuah inovasi yang mendapat apresiasi dan pendampingan penuh dari Polsek Ngetos, Sabtu (20/6/2026). Kanit Binmas AIPTU Prawoko bersama anggota melaksanakan pemantauan rutin terhadap program ini, memastikan bahwa setiap kendala yang dihadapi warga dapat diatasi dengan cepat dan hasil yang diperoleh terus meningkat dari waktu ke waktu. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan bahwa pemanfaatan pekarangan secara terpadu melalui budidaya perikanan dan tanaman pangan adalah langkah efektif yang patut dicontoh oleh desa-desa lain, karena ketahanan pangan bisa dimulai dari lingkungan terkecil sekalipun.
Di lapangan, AIPTU Prawoko mengecek langsung kondisi kolam ikan dan tanaman sawi, mencatat perkembangan dan kendala yang dihadapi, lalu berdiskusi dengan warga tentang cara-cara meningkatkan produktivitas dan memperluas area budidaya jika memungkinkan. Warga yang menjadi pelopor program ini dengan bangga menunjukkan hasil panen mereka, baik ikan yang sudah siap konsumsi maupun sawi yang hijau segar, dan berbagi pengalaman dengan tetangga yang tertarik mengikuti jejak mereka. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa sekitar untuk mulai melihat pekarangan mereka sebagai lahan produktif yang selama ini terabaikan.
Kapolsek Ngetos AKP Jajuli menegaskan bahwa Polsek Ngetos akan terus mendukung dan mempromosikan program ketahanan pangan berbasis pekarangan ini, karena jika setiap rumah memiliki kolam ikan dan kebun sayur, maka ketahanan pangan di tingkat desa akan sangat kuat dan tidak mudah goyah. Ia berharap Desa Ngetos dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mengelola lahan pekarangan secara produktif dan berkelanjutan. Dengan semangat berbagi dan menginspirasi, Polres Nganjuk membuktikan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menjaga, tetapi juga untuk memimpin perubahan positif, menjadikan setiap desa sebagai benteng ketahanan pangan yang kokoh dan mandiri.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar