Di Desa Sombron, Aipda Suparno memulai pagi Senin dengan menyusuri lahan sawah yang baru saja usai panen padi. Ia berdialog dengan para petani yang sedang bersiap menanam jagung, menanyakan kesiapan lahan, ketersediaan benih, dan kebutuhan pupuk. Kegiatan ini adalah implementasi arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang menginginkan Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan di setiap tahapan pertanian. Kapolres menekankan bahwa masa transisi adalah momen penting yang membutuhkan perhatian ekstra.
Kapolres menjelaskan bahwa produktivitas lahan sangat bergantung pada kesiapan petani dalam menghadapi musim tanam berikutnya. Ia mengatakan bahwa ketersediaan benih unggul dan pupuk yang cukup adalah dua hal yang tidak bisa ditawar. Dalam dialog yang berlangsung santai, Aipda Suparno mencatat berbagai keluhan petani, mulai dari harga pupuk yang mahal hingga sulitnya mendapatkan benih berkualitas. Kapolres berharap bahwa dengan pendampingan yang intensif, semua kendala ini bisa segera diatasi.
Kapolsek Loceret AKP Triyono menambahkan bahwa peran Bhabinkamtibmas sangat strategis dalam membangun kemitraan antara Polri dan petani. Ia mengatakan bahwa Aipda Suparno hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai teman diskusi yang siap membantu mencari solusi. Dengan komunikasi yang terbuka, ia optimis bahwa para petani akan lebih mudah menghadapi tantangan di lapangan. Kapolsek berharap bahwa panen jagung di Desa Sombron akan menjadi bukti keberhasilan sinergi Polri dan masyarakat.
Di akhir kegiatan, para petani mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan dan berjanji akan segera memulai penanaman. Aipda Suparno pun berjanji akan terus memantau perkembangan lahan dan membantu memfasilitasi kebutuhan petani. Dengan semangat kebersamaan, Desa Sombron siap menyambut musim tanam jagung dengan penuh optimisme. (Avs)

0 Komentar